Tampilkan postingan dengan label Kampus Bisnis Umar Usman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kampus Bisnis Umar Usman. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Agustus 2018

PROBLEM SOLVING TIPS - BAGAIMANA MENGHADAPI MASALAH DENGAN BAIK?

Assalamu'alaikum...

PROBLEM SOLVING TIPS

BAGAIMANA MENGHADAPI MASALAH DENGAN BAIK?

Dalam hidup, kadang berjalan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Suka tidak suka, pasti dalam hidup ini kita semua mengalami permasalahan. Banyak di antara kita, salah dalam menghadapi permasalahan yang ada. Bahkan tak jarang yang memilih untuk lari dalam permasalahan.

Suatu permasalahan tidak bisa dikatakan selesai, jika masalah tersebut terulang kembali. Lalu, bagaimana cara kita untuk menghadapi permasalahan? Bagaimana agar masalah tersebut tidak terulang kembali? Beberapa waktu lalu, Mr.Rustan, Staf ahli MPR yang juga merupakan ahli dalam "Problem Solving" mengunjungi serta berbagi ilmu di kampus kami, Kampus Bisnis Umar Usman mengenai bagaimana menghadapi suatu permasalahan.

PROBLEM SOLVING TIPS - BAGAIMANA MENGHADAPI MASALAH DENGAN BAIK?
PROBLEM SOLVING TIPS - BAGAIMANA MENGHADAPI MASALAH DENGAN BAIK?


Berikut ini langkah untuk menghadapi masalah dengan baik :
1.TEMUKAN CARA ATAU LANGKAH TERUTAMA DALAM MENDEFINISIKAN MASALAH
Bagaimana mendefinisikannya? Sesuai makna, 'Definisi' adalah mengkhususkan, menyempitkan, mengkerucutkan. Yang berarti, dalam mendefinisikan suatu masalah kita dapat mengartikan serta memahami apa itu masalah yang sedang terjadi.

2. MENGHASILKAN ALTERNATIF (SOLUSI)
Setelah mendefinisikan dan memahami masalah, kita bisa menghasilkan berbagai alternatif cara menyelesaikan masalah.

3.MENGEVALUASI DAN MEMILIH ALTERNATIF
Dari berbagai alternatif yang telah didapat, kita pilih alternatif mana yang sesuai dan yang paling mungkin untuk bisa kita lakukan. Saran dari Mr. Rustan, bahwa dalam memilih alternatif solusi, kita bisa memilih mulai dari yang paling kecil resikonya.

4.MENERAPKAN SOLUSI 
Setelah memilih alternatif solusi, kita bisa menerapkannya sebagai solusi untuk masalah yang kita hadapi. Solusi bisa tergantung pada bagaimana kita mendefinisikan suatu permasalahan.

Begitulah langkah dalam menghadapi suatu permasalahan dengan baik. Semoga kedepannya kita tidak takut menghadapi masalah, apalagi lari dari permasalahan, ya. Ingatlah untuk selalu berdo'a kepada Sang Pencipta, ALLAH SWT. apapun masalahnya... Semoga bermanfaat! 
Artikel lainnya, bisa dibaca disini atau di Jasa Tulis by BIBSS

Terimakasih, semoga hari-hari kita dipenuhi manfaat.

Wassalamu'alaikum....

Salam Muslimah Tangguh Inspiratif,

ANISA HABIBAH



Senin, 06 Agustus 2018

LULUS SIDANG TUGAS AKHIR - BUKAN AKHIR PERJALANAN

Assalamu'alaikum...

Alhamdulillah, hari ini, Senin, 6 Agustus 2018. Aku (Habibah), sudah melaksanakan sidang tugas akhir yang mana menjadi syarat kelulusan dan bisa wisuda. Di kampusku, Kampus Bisnis Umar Usman, syarat kelulusan dan wisuda di antaranya ialah lulus sidang tugas akhir dan hafalan surat Ar-rahman dan Al-Waqi'ah.  Alhamdulillah pertolongan Allah selalu ada bagi hamba-Nya yang mau terus berdo'a dan berusaha, Allah lancarkan pelaksanaan presentasi sidang tugas akhir dan hafalanku. 
LULUS SIDANG TUGAS AKHIR  - BUKAN AKHIR PERJALANAN
LULUS SIDANG TUGAS AKHIR  - BUKAN AKHIR PERJALANAN


Oh ya, sebelum giliranku maju, sembari menunggu, selain berdo'a, aku juga menulis dan aku post di akun instagramku, loh. Hehe, supaya gak terlalu deg-degan. Alhamdulillah tadi aku begitu tenang saat melaksanakan sidang tugas akhirku. Ini dia tulisanku :
Bismillah...    
Senin, 6 Agustus 2018
Menapaki lika-liku perjalanan yang cukup panjang, membuatku tahu kemana tujuanku dan kini saatnya hampir tiba ke tujuan itu.
Perjalanan ini bagiku terasa begitu menyenangkan.
Perjalanan ini, Alhamdulillah membuahkan banyak perubahan.
Ya, perubahan menuju pada kebaikan.
Berbagai usaha telah dikerahkan,
Tak lupa do'a selalu dipanjatkan.
Lelahnyasemoga jadi berkah dan menambah amalan.

Bismillah, Insya Allah sidang tugas akhirku hari ini Allah mudahkan dan lancarkan. Salam semangat! +Bibss, Salam Muslimah Inspiratif!


LULUS SIDANG TUGAS AKHIR  - BUKAN AKHIR PERJALANAN Bibah
LULUS SIDANG TUGAS AKHIR  - BUKAN AKHIR PERJALANAN


Alhamdulillah, Allah beri kelancaran, kemudahan. Aku semakin percaya, dan Insya Allah ini juga dapat dijadikan sebagai pembuktian bahwa keterbatasan bukanlah sebagai penghalang dan hambatan untuk bisa terus belajar , bisa berpendidikan, bisa memulai bisnis juga (bisnisku JASA TULIS by BIBSS, ya! hehe) . Kalau kita berpegang teguh pada Allah dan Rasul-Nya. Diantaranya ialah selalu mentaati orang tua, mentaati guru, Insya ALLAH membawa keberkahan. Keberkahan itu, seperti yang aku rasakan saat ini. Segala urusanku walaupun ada tantangan, Alhamdulillah selalu terasa mudah. 

Pesan guruku, "pertahankan sikap dan sifat baikmu sekarang ini, yaitu percaya diri walau memiliki kekurangan". "Selalu lawan apa saja hal yang dirasa dapat menghalangimu untuk berkarya(menulis)". 

Insya Allah, Aku meminta kepada Allah agar memberikanku kekuatan untuk bisa terus menghadapi segala urusan dalam hidupku.

Kalian, pemuda Indonesia, harapanku juga harus bisa berusaha menjadi lebih baik. Tentu kalian bisa. Karena kalian semua adalah penerus dari perjuangan pahlawan bangsa. Kita, berusaha dengan usaha kita masing-masing, sesuai yang kita bisa. Lakukan saja selagi itu baik!.

Kita, yang mengaku Ummat Rasulullah, baiknya meneruskan perjuangan kemajuan ummat islam. Salah satunya ialah dengan berbisnis. Menerapkan nilai-nilai islami dalam bisnis/usaha kita. Insya Allah kita bisa dengan selalu meminta pertolongan Allah.

Sidang tugas akhir ini, bukanlah akhir perjalananku. Justru perjalananku tentu masih panjang. Semangat berjuang!. Ini bukan akhir perjalanan, karena masa depan menantimu.


Terimakasih atas do'a-do'a yang telah dipanjatkan, tentu do'a kalian semua juga merupakan bagian dari kemudahan urusanku, terimakasih banyak!

Syukur, Alhamdulillah....Allahumma Sholli ala Muhammad...


Terimakasih,

Wassalamu'alaikum....

SALAM MUSLIMAH INSPIRATIF,

ANISA HABIBAH










Sabtu, 04 Agustus 2018

DAY 3 SINGAPORE - BACK TO INDONESIA!

Assalamu'alaikum...

Bagi kalian yang sudah membaca blogku mengenai cerita hari pertama (klik disini) dan hari kedua (klik disini)  di Singapura, sekarang saatnya aku menceritakan hari ketiga, hari terakhir di Singapura. DAY 3 SINGAPORE - BACK TO INDONESIA!.

Alhamdulillah, senangnya bisa ke Singapura bersama teman-teman Kampus Bisnis Umar Usman. Bersyukur banget bisa menikmati perjalanan selama 3 hari bareng-bareng terus, bareng kelompok random! hehe. Alhamdulillah, mau berterimakasih juga kepada Kampus Bisnis Umar Usman, kampus kebanggaan kami, yang telah memberikan kami kesempatan menikmati perjalanan Singapore Challenge bersama. 

Di hari ketiga ini, karena kami kelelahan setelah mengadakan perjalanan panjang di hari sebelumnya, kami mengistirahatkan tubuh kami terlebih dulu usai sholat subuh. Tidak ada lagi sarapan yang digaduhi galaknya 'ibu-ibu komplek'. Karena ibu-ibu kompleknya sedang kelelahan, haha. Saat sudah menjelang siang, sekitar pukul 09.00 barulah kami bersiap-siap. Namun karena masih dirasa ingin berleha-leha sebentar lagi sambil menikmati sarapan yang terlambat, akhirnya kami check out pukul 11.30. 

Setelah check out dari hostel, kami menuju Pasar Bugis Street untuk membeli oleh-oleh. Berjalan kaki serta menyeberang jalan di penyebrangan jalan menuju halte bus, menunggu sebentar lalu berangkat menaiki bus!. Ohya, kami hanya berlima, dikarenakan Kak Ira pergi lebih dulu melanjutkan perjalanan menuju Malaysia bersama teman yang lainnya. Ketika sampai di pasar Bugis Street, kami memasuki area pasar dan melihat-lihat barang-barang yang dijual di sana. Banyak sekali, mulai dari souvenir, tas, pakaian, jam tangan, makanan dan minuman. Habibah dan Mar'ah berdua mengunjungi toko souvenir dan tas, sedangkan yang lelaki bertiga berjalan melihat-lihat ke toko lainnya.

Kami berdua (Habibah dan Mar'ah), pertama mengunjungi toko souvenir dan tas. Habibah bingung ingin membeli apa. Mar'ah membeli banyak souvenir dan tas. Selanjutnya mngunjungi toko coklat. Nah, akhirnya Habibah membeli coklat. Setelah Habibah membeli coklat, Mar'ah membeli baju kaos khas Singapura.

Setelah puas berbelanja oleh-oleh, kami berdua menunggu para lelaki selesai berbelanja. Sesuai janji, kami berkumpul di halte bus depan pasar Bugis Street pukul 01.30. Setelah menunggu cukup lama kemudian kembali berkumpul, kami menuju area tempat makan Bugis Street dekat Masjid Sultan dengan berjalan kaki. Siang ini cukup panas, kami bergegas menuju tempat makan kami yang menjadi langganan karena kami juga sudah sering makan di situ di hari sebelumnya. 

Perut kenyang, akhirnya, Alhamdulillah. Kami menuju masjid Sultan untuk menunaikan sholat dzuhur dan sholat ashar. Khusus muslimah, tempat sholat berada di lantai 2. Di masjid Sultan ini, Habibah bertemu dengan mahasiswi Universitas Malaysia yang katanya sedang cuti dan berlibur bersama keluarga di Singapura ini. Namanya kak Aliza. Habibah menyapanya lebih dulu dan memperkenalkan diri. Kak Aliza ini sedang menempuh perkuliahan semester 6 jurusan civil engineering. Habibah pun meminta agar kak Aliza mendo'akan Habibah ingin memulai bisnis jasa tulis. Di Malaysia, tidak mengerti apa itu jasa tulis, lalu dijelaskan bahwa kegiatannya menulis, menulis artikel, artikel di blog. Setelah bertukar instagram, dan dirasa sudah cukup mengobrol, Habibah pamit karena sudah ditunggu oleh teman-teman di bawah ingin menuju Bandara Changi.

Lagi, kami menuju stasiun MRT menuju Terminal 2 Changi, dari Terminal 2 Changi menaiki bus menuju Terminal 4. Disana, kami bertemu dengan teman-teman. Setelah check in, kami menuju imigrasi untuk pengecekan barang. Alhamdulillah aman, tidak ada barang yang disita. Sembari menunggu boarding pass, kami duduk-duduk di ruang tunggu. Tak lupa juga kami berfoto bersama.

SEE YOU, BATCH 5, SEE YOU IN INDONESIA! - DAY 3 SINGAPORE - BACK TO INDONESIA
SEE YOU, BATCH 5, SEE YOU IN INDONESIA! - DAY 3 SINGAPORE - BACK TO INDONESIA
Kami berpose menunjukkan lima jari kami, yang berarti, "See you batch 5", hehe. See you, in Indonesia. See you in Graduation!. Huhu, sedih ya. 

Tak terasa, waktu sudah menunjukkan waktu kami harus boarding pass. Ya, kami masih dalam satu pesawat yang sama, Hanya terpisah tempat duduk yang berbeda. Ohya, di pesawat ini juga Habibah mengajak berkenalan kakak-kakak perempuan cantik, yang mengajak bertukar tempat duduk. Satu dari anak kedokteran UMJ Jakarta yang sedang menjalani co-as. Satu lagi dari UNPAD Bandung semester 5 jurusan Administrasi Negara. 

Waktu berlalu, kami sampai di Indonesia, Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta!
Alhamdulillah. Kami pun berpisah pulang menuju tempat tinggal masing-masing. Sedangkan Habibah sudah dijemput oleh Ayah dan Ibu.

Alhamdulillah, terimakasih Ya ALLAH, bersyukur dapat menikmati kesempatan bertugas dan berlibur di Singapura. Bersyukur juga, tergabung dalam satu kelompok bersama kalian dan bisa mengenal kalian, random team! Perjalanan ini takkan aku lupakan. Akan menjadi kenangan tersendiri bagiku, tentunya bagi masing-masing kalian juga. Terimakasih, sudah membuat perjalanan ini terasa begitu menyenangkan! Kalian sudah menjadi bagian lembar cerita bahagiaku, Terimakasih banyak!!! Masya Allah, Alhamdulillah. 


Alhamdulillah, sekian cerita di Singapura. Semoga terhibur, begitu menyenangkan, bukan?. Insya Allah akan ada lembar cerita berkesan berikutnya yang sudah menanti di depan. SEE YOU!!!

Terimakasih para pembaca, semoga hari kita dipenuhi manfaat.

Wassalamu'alaikum...

Salam Muslimah Inspiratif,

ANISA HABIBAH






Senin, 11 Juni 2018

Ini Tujuanku Menulis MUSLIMAH TANGGUH

Assalamu'alaikum...

Alhamdulillah, saat ini masih diberi nikmat sehat sehingga bisa menikmati nikmatnya menulis di pagi hari. Ya, aku menulis blog ini setelah menunaikan sholat subuh. Aku akan menuliskan : Ini Tujuanku Menulis Muslimah Tangguh. Oh ya, bagi kamu yang belum mengenal, namaku Anisa Habibah. Masih ingat sekali, tepatnya pada awal bulan Oktober tahun 2017 lalu, saat aku baru memasuki bulan kedua perkuliahanku di Kampus Bisnis Umar Usman, aku menyampaikan niatku untuk menulis buku kepada wakil rektorku saat itu, Mr. Joss. Dengan maksudku, agar beliau mau membimbingku dalam menulis buku. Saat itu, aku ditemani oleh Fasilitatorku, Miss Ine. Tak lupa aku menunjukkan beberapa tulisanku di blog. Mr. Joss bilang, aku cukup berbakat dalam menulis.  Karen itulah, beliau yang sudah berpengalaman dalam menulis buku, langsung memberikanku target disertai batas waktu untuk menulis buku dalam jangka waktu satu bulan. 

Waw, satu bulan? pikirku saat itu. Bisa enggak, ya? dalam hati aku berkata seperti itu.  Merupakan tanggung jawabku, di karenakan Mr.Joss tidak hanya memberikanku target serta batas waktu, namun juga memberikan tanggung jawab kepada Miss Ine untuk membimbingku menulis buku disertai denda apabila aku tidak bisa menyelesaikan naskah bukuku dalam waktu yang sudah ditentukan. Dendanya tak tanggung-tanggung, Mr.Joss meminta agar Miss Ine sendiri yang menargetkan dendanya yang ditargetkan senilai empat juta rupiah!. 

Di paragraf yang ini, aku mau menuliskan tujuanku mengapa aku sangat ingin menulis buku. Kalau judul, kata 'Tangguh' terinspirasi dari buku Mr.Joss saat itu yang berjudul Pengusaha Tangguh. Sedangkan muslimah dikarenakan aku hidup sebagai perempuan muslimah. Muslimah Tangguh pun menjadi do'aku juga, agar menjadi seorang muslimah yang tangguh dalam menjalani hidup ini, hehe, di-amiinkan ya...!. Agar lebih enak dibaca, aku akan menjabarkannya saja ya, berikut tujuanku menulis Muslimah Tangguh :
  • Dalam hidup ini, setiap kita diciptakan dengan perannya masing-masing. Setiap kita harus tahu apa peran kita diciptakan di dunia ini. Kalau belum tahu, ayo, teruslah mencari  tahu. Alhamdulillah, Insya Allah, saat ini aku menyadari bahwasanya setiap kita diciptakan oleh Allah bukan dengan tanpa alasan dan seharusnya tidak sia-sia. Keadaanku yang seperti sekarang ini, yang kurang lancar dalam berbicara seperti yang lainnya, membuatku terus bersyukur kepada Allah, aku sudah diberikan kesempatan untuk merasakan kehidupan di dunia. Dan aku ingin membagikan cerita bagaimana aku bisa bertahan hingga sekarang ini.
  • Aku selalu ingat sabda Nabi Muhammad SAW, "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain". Dari situlah, aku selalu memikirkan bagaimana caranya agar aku bisa bermanfaat bagi orang lain serta bisa menebar manfaat seluas-luasnya.
  • Dengan menulis, aku rasa, aku bisa bebas mengekspresikan diriku.
  • Ingin mengajak kamu semua para pembaca untuk senantiasa bersyukur dengan apa yang dimiliki, karena apapun itu, ialah kehendak Allah yang terbaik untuk kita. "Allah Maha Mengetahui apa-apa yang tidak kita ketahui". Dan lebih semangat dalam menjalani hidup ini.
  • Ingin membagikan cerita, karena aku sangat suka bercerita, namun aku ingin ceritaku dibaca oleh masyarakat luas agar manfaat semakin meluas. 
  • Cemoohan serta ejekan atau celaan sering terdengar hingga ke telingaku, namun hal itu tak pernah membuatku patah semangat. 
  • Allah Maha Adil, selalu IA titipkan kelebihan dibalik kekurangan. Percaya atau tidak, salah satunya, saat lulus SMA, aku sudah bisa mengendarai mobil gigi. Dalam Muslimah Tangguh, aku selipkan tips bagaimana mengendarai mobil, agar bisa dibaca oleh siapapun yang mau belajar mengendarai mobil.
  • Oh ya, bisa mengendarai mobil adalah salah satu impianku sejak SD. Nah, aku juga menuliskan tips bagaimana aku meraih impian tersebut. Tips ini Insya Allah juga bisa digunakan untuk impian apa saja.
  • Aku juga berbagi tips sederhana lainnya loh. Hehe.
  • Fokus saja pada kemajuan, bukan kesempurnaan.(Bibss)
Ini Tujuanku Menulis Muslimah Tangguh
Ini Tujuanku Menulis Muslimah Tangguh

Oke, cukup segini dulu aja, ya! Eh, gak sadar, udah ada bonus cuplikan ceritanya, tuh...! Haha, yaudah deh, gak apa, nanti dilanjutkan lagi yaa... Kamu semua boleh komentar dan memberi saran di bawah, dengan senang hati aku membacanya... Oh ya, aku juga bisa kamu temui di instagramku, https://www.instagram.com/anisahabibah19/ , aku juga sering membagikan cerita atau tulisanku disana.
Terimakasih, kamu semua yang sudah bersedia membaca. Semoga bermanfaat dan bisa menginspirasi!

Wassalamu'alaikum...

Salam MUSLIMAH TANGGUH Penuh Manfaat dan Inspirasi,

ANISA HABIBAH